Winter begonia adalah sebuah drama yang bersetting cina klasik tahun 1930an, yang bercerita tentang seorang pebisnis kaya yang bernama Cheng Fengtai (Huang Xiaoming) dan pemain opera peking yang bernama Shang Xirui (Yin Zheng).
Shang Xirui adalah pemain opera yang sangat terkenal di Beiping. Cheng Fengtai belum pernah melihat opera peking, ketika ia melihat penampilan Shang Xirui, Fengtai menjadi terpukau dengannya. Dia kemudian berteman dengan Xirui dan mendukung rombongan opera Xirui. Tahun 1937, tentara Jepang menyerang Beiping, banyak pria dan wanita yang ikut berperang, termasuk Xirui dan Fengtai yang tergerak untuk membantu negaranya.
Awalnya saya kira yang jadi Shang Xirui itu wanita, ternyata bukan! Ternyata aslinya memang pemain opera peking pria sering berperan sebagai wanita lho. Tingkah laku dan suaranya dibuat seperti wanita, hebat ya.
Tim pembuat drama ini dama dengan pembuat Story of Yanxi Palace, jadi bisa dilihat persamaannya dari setting dan cinematografinya yang indah.
Yang suka dengan drama setting klasik dan budaya cina, drama ini cocok sekali untuk ditonton.
(Source: diani opiari, mydramalist)
Shang Xirui adalah pemain opera yang sangat terkenal di Beiping. Cheng Fengtai belum pernah melihat opera peking, ketika ia melihat penampilan Shang Xirui, Fengtai menjadi terpukau dengannya. Dia kemudian berteman dengan Xirui dan mendukung rombongan opera Xirui. Tahun 1937, tentara Jepang menyerang Beiping, banyak pria dan wanita yang ikut berperang, termasuk Xirui dan Fengtai yang tergerak untuk membantu negaranya.
![]() |
Cheng Fengtai |
![]() |
Shang Xirui |
Awalnya saya kira yang jadi Shang Xirui itu wanita, ternyata bukan! Ternyata aslinya memang pemain opera peking pria sering berperan sebagai wanita lho. Tingkah laku dan suaranya dibuat seperti wanita, hebat ya.
Tim pembuat drama ini dama dengan pembuat Story of Yanxi Palace, jadi bisa dilihat persamaannya dari setting dan cinematografinya yang indah.
Yang suka dengan drama setting klasik dan budaya cina, drama ini cocok sekali untuk ditonton.
(Source: diani opiari, mydramalist)
Komentar
Posting Komentar